Tentang Kami

Dongeng Anak Nusantara disingkat DAN adalah peralihan dari WEB sebelumnya dengan nama yang sama. Dikarenakan pertimbangan pengelola , maka peralihan itu diambil. Maka dari itu, WEB Dongeng Anak Nusantara menggunakan nama domain www.anaknusantara.com.

Dongeng anak dan dongeng legenda di Nusantara dahulu kala digunakan sebagai media penyampaian petuah, nasihat dan segala macam nilai-nilai luhur tentang kehidupan oleh orang tua pada anak-anaknya, guru pada murid-muridnya, atau orang-orang bijak yang dianggap bertuah pada masyarakat dijamannya. Kerap disebut dengan ‘Sastra Lisan’, dan berhasil bertahan hingga dewasa ini. Sebut saja legenda Malin Kundang, Sangkuriang, Atu Belah, Roro Mendut, dan banyak lagi. Ada perbedaan mencolok antara DONGENG ANAK NUSANTARA dengan dongeng-dongeng anak dari macanegara, diantaranya:

Dongeng Anak Nusantara selalu berisi nilai-nilai kehidupan yang digali dari adat dan kebiasaan setempat (local indigenous).Dongeng Anak Nusantara menggunakan bahasa yang sekelas sastra, dituturkan dengan penuh keindahan.Sementara dongeng anak dari mancanegara biasanya mengisahkan seputar istana dan kemewahan, raja, raksasa, putri yang cantik, pangeran berkuda, dan berakhir dengan pesta. Ini sama sekali bukan budaya Nusantara, bukan ciri khas bangsa kita. Alangkah berdosanya kita yang hidup di era global ini, bila melupakan dan menganggap remeh apalagi membiarkan harta warisan Bangsa Indonesia yang berupa ‘Local Indigenous’ ini hilang dan mungkin saja musnah tak bersisa. Bagaimanapun budaya yang luhur ini telah ikut andil membentuk kepribadian Bangsa Indonesia, baik dari sudut mental kejiwaan, budaya, pendidikan dan secara keseluruhan budi pekerti bangsa Indonesia.

Berangkat dari kesadaran akan pentingnya dongeng anak Nusantara, telah diselenggarakan sebuah event yang diikuti oleh sekitar 298 peserta (penulis). Event ini dinamakan PARADE DONGENG ANAK NUSANTARA di Kompasiana, dan berhasil menayangkan sekitar 190 thema dan judul Dongeng Anak Nusantara baik yang berupa dongeng klasik, maupun yang modern secara serentak pada tanggal 23-24 April 2011.

Dengan harapan semua yang telah kami lakukan akan menjadi sebuah pembaharuan semangat akan cinta Bangsa dan Tanah air serta warisan kekayaan yang terkandung didalamnya, dengan bangga kami persembahkan karya-karya original dari Parade Dongeng Anak Nusantara tersebut disini. Seiring dengan perkembangannya DAN kemudian menampilkan karya yang dikirimkan atas kesadaran dari pengunjung. Disisi lain pengelola DAN terus mengupayakan naskah yang akan di tayangkan dalam WEB DAN. Semua ini dilakukan adalah sebagai salah satu persembahan yang diharapkan bisa sesuai untuk diberikan kepada anak-anak yang ada di Indonesia, dan pembaca pada umumnya.
Salam Hangat

Dongeng Anak Nusantara

Share

About the Author